26 February 2019

Bagaimana Cara Mudah Memanen Madu Lebah Linot (Trigona)



Panen madu adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap peternak lebah linot/trigona karena setiap peternak akan sangat bergembira pada saat itu. Dimana itulah saat kita akan mendapatkan hasil dari perjuangan dan jerih payah dalam beternak lebah trigona/linot, dimana saat pundi-pundi uang akan mengalir dari madu murni dan bee pollen yang kita panen.

Dalam memanen madu linot/kelulut/trigona, yang saya ketahui ada dua teknik yang sering digunakan oleh para peternak tergantung dari jenis lebah yang diternakkan. Setiap teknik memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun kembali lagi semua itu tergantung jenis lebah yang anda ternakkan. Mari kita bahas kedua teknik tersebut.

1. Teknik Peras

Teknik peras digunakan untuk lebah trigona yang berukuran kecil

Teknik panen madu lebah linot/trigona/klanceng dengan cara peras biasanya dilakukan pada jenis lebah yang berukuran kecil seperti jenis Tetragonula, dsb. Hal ini dikarenakan ukuran kantung madunya yang kecil sehingga lebih praktis jika diperas.  

Kelebihan:
  • Proses panen lebih cepat dan praktis;
  • Bisa panen madu, pollen dan propolis sekaligus;
  • Biaya panen lebih murah.
Kekurangan:
  • Kebersihan dan higienisitas madu berkurang karena madu bercampur dengan pollen dan lebahnya;
  • Rasa madu cepat berubah menjadi asam;
  • Struktur sarang propolis menjadi rusak sehingga butuh waktu bagi lebah membangunnya kembali.


Peralatan yang dibutuhkan :
  • Baju pengaman
  • Sarung tangan karet
  • Wadah plastik
  • Pisau
  • Sendok
  • Saringan kain
  • Botol
Tata Cara Panen
  • Pakai baju pengaman dan sarung tangan karet untuk keamanan. Lebah linot memang tidak bersengat tetapi dia menggigit, jika 1 lebah menggigit tidak jadi soal, bagaimana yg gigit lebih 100 lebah?? pasti tidak nyaman, dan tentunya banyak lebah yang mati akibat kita halau secara reflek.
  • Siapkan peralatan lainnya
  • Cek koloni yang akan di panen, jika koloni liar yang di dalam bambu bisa langsung dibelah bambunya, jika sudah di dalam stup, coba dibuka plastik penutupnya.
  • Ambil pot-pot madu dengan sendok atau pisau dan tempatkan didalam wadah plastik. Jangan diambil semua, sisakan sekitar 20% untuk cadangan makanan koloni.
  • Ambil juga bee pollen dan tempatkan ke wadah berbeda dengan madu.
  • Kembalikan kotak koloni ke tempat semula, jika koloni bambu bisa dipindahkan ke kotak stup yang masih kosong.
  • Peras kantung madu sampai madunya keluar semua dan kemudian di saring
  • Madu hasil saringan dimasukkan ke dalam botol.
  • Madu siap disimpan atau langsung dipasarkan.

2. Teknik Sedot

Sedot madu menggunakan spet suntik

Teknik ini banyak dilakukan oleh peternak yang memiliki lebah linot dengan jenis yang lebih besar dengan kantung madu yang besar pula. Biasanya lebahnya jenis H. itama, G. thoracica, dll.

Kelebihan:
  • Proses panen lebih bersih;
  • Kualitas madu lebih baik dan bersih;
  • Tidak merusak struktur sarang/propolis sehingga lebah bisa cepat memperbaiki dan mengisi madu kembali
  • Jeda panen lebih dekat.
Kekurangan:
  • Butuh waktu lebih lama saat proses panen
  • Biaya yang lebih besar di awal untuk beli peralatan sedot (pompa)

Peralatan yang dibutuhkan :
  • Baju pengaman
  • Sarung tangan karet
  • Alat sedot/mesin sedot
  • Lidi tusuk sate/pisau
  • Botol
Pompa sedot madu linot menggunakan mesin pompa dan baterai aki

Pompa sedot madu modifikasi dari pompa ASI


Tata Cara Panen
  • Pakai baju pengaman dan sarung tangan karet untuk keamanan. Lebah linot memang tidak bersengat tetapi dia menggigit, jika 1 lebah menggigit tidak jadi soal, bagaimana yg gigit lebih 100 lebah?? pasti tidak nyaman, dan tentunya banyak lebah yang mati akibat kita halau secara reflek.
  • Siapkan peralatan lainnya
  • Cek koloni yang akan dipanen dengan membuka topping dan plastik. Jika topping penuh dengan kantong-kantong madu silahkan dimulai panennya.
  • Lubangi ujung atas pot madu dengan tusuk lidi atau pisau.
  • Lakukan proses sedot menggunakan alat sedot atau pompa sedot madu sistem vakum, sisakan sekitar 20% madu untuk cadangan makanan koloni.
  • Madu hasil panen masukkan ke dalam botol
  • Madu siap dipasarkan atau disimpan.

Demikian teknik panen madu lebah trigona/kelulut/klanceng/linot yang saya ketahui berikut kelebihan dan kekurangannya. Teman-teman dapat memberikan masukan dari apa yang sudah saya tulis ini dengan memberikan komentar di bawah. Silahkan share jika tulisan ini bermanfaat.
Previous Post
Next Post

2 comments: